SMPN 1 Tangan-Tangan Gelar Rapat IKK, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kesejahteraan Guru

SMPN 1 Tangan-Tangan Gelar Rapat IKK, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kesejahteraan Guru

Aceh Barat Daya — SMP Negeri 1 Tangan-Tangan menggelar rapat Ikatan Kekeluargaan Karyawan (IKK) yang berlangsung di lingkungan sekolah dan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah, Hasanul Amri, S.Pd., M.Pd., Gr. Rapat ini dihadiri oleh seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kebersamaan, solidaritas, serta kesejahteraan warga sekolah.

Rapat tersebut membahas sejumlah agenda penting yang berkaitan dengan pengelolaan dan pengembangan program IKK. Salah satu poin utama yang menjadi perhatian bersama adalah kebijakan baru terkait pemberian penghargaan bagi guru dan tenaga kependidikan yang telah mengabdi dalam jangka waktu tertentu.

Dalam rapat disepakati bahwa pemberian cenderamata atau bungong jaro berupa emas 1 mayam bagi guru yang telah mengabdi selama 10 tahun ke atas, yang sebelumnya menjadi tradisi, kini dialihkan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp5.000.000. Kebijakan ini diambil dengan pertimbangan efektivitas, kemanfaatan, serta fleksibilitas bagi penerima.

Selain itu, bagi guru dan tenaga kependidikan yang memiliki masa pengabdian antara 7 hingga 10 tahun, akan diberikan apresiasi berupa uang tunai sebesar Rp2.500.000. Sementara itu, bagi yang masa pengabdiannya di bawah 7 tahun, akan diberikan bantuan sebesar Rp300.000 sebagai bentuk perhatian dan kepedulian dari keluarga besar SMPN 1 Tangan-Tangan.

Rapat juga membahas mekanisme iuran IKK yang akan dibagikan dan diinformasikan secara rutin pada setiap awal bulan. Adapun besaran iuran yang disepakati yaitu sebesar Rp50.000 bagi guru bersertifikat pendidik (serdik), Rp15.000 bagi guru honor daerah, dan Rp10.000 bagi guru honor lainnya. Iuran ini akan digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, kekeluargaan, serta program kesejahteraan anggota.

Selain itu, forum rapat juga menyepakati kebijakan terkait kunjungan sosial, khususnya kepada warga sekolah yang sedang mengalami sakit. Dalam keputusan bersama, kunjungan ke rumah anggota yang sakit akan dilakukan satu kali dalam satu tahun, dengan tetap mengedepankan nilai kepedulian dan kebersamaan.

Dalam arahannya, Plt. Kepala SMPN 1 Tangan-Tangan, Hasanul Amri, S.Pd., M.Pd., Gr., menyampaikan bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil dalam rapat ini merupakan hasil musyawarah bersama demi terciptanya suasana kerja yang harmonis, saling mendukung, dan penuh rasa kekeluargaan.

“Melalui IKK, kita ingin memperkuat rasa persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memastikan setiap anggota merasa dihargai dan diperhatikan. Semoga kebijakan ini dapat membawa manfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Rapat IKK ini diharapkan dapat menjadi sarana mempererat hubungan antar guru dan tenaga kependidikan, sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung kemajuan SMPN 1 Tangan-Tangan ke depan. Dengan semangat kebersamaan, seluruh warga sekolah berkomitmen untuk terus menjaga kekompakan demi terwujudnya lingkungan pendidikan yang positif, nyaman, dan berprestasi.




Lebih baru Lebih lama