![]() |
| Kepala Sekolah Herawati Melaunching Buku Karya Siswa |
Aceh Barat Daya, 4 Agustus 2025 — Dunia literasi di SMP Negeri 1 Tangan-Tangan kembali mendapat semangat baru. Salah satu siswa berbakat, Duratun Nashiha, berhasil menerbitkan sebuah buku fiksi berjudul “Kehidupan di Balik Dunia Ruh.” Peluncuran resmi buku ini dilakukan langsung oleh Kepala SMPN 1 Tangan-Tangan, Herawati, S.Pd., dalam sebuah acara apresiasi literasi di aula sekolah.
Dalam sambutannya, Ibu Herawati menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada Duratun atas pencapaiannya. Ia menyebut bahwa karya ini menjadi bukti nyata bahwa semangat literasi di kalangan pelajar terus tumbuh dan patut untuk didorong lebih jauh.
“Kami sangat bangga dengan keberanian dan ketekunan Duratun Nashiha. Buku ini adalah hasil dari imajinasi yang cerdas dan semangat menulis yang luar biasa. Semoga karya ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk tidak ragu berkarya,” ujar Herawati.
Buku “Kehidupan di Balik Dunia Ruh” menyuguhkan kisah fiksi bernuansa spiritual, yang mengajak pembaca untuk merenungkan makna kehidupan dan kematian dari sudut pandang seorang remaja. Cerita yang ditulis Duratun menunjukkan kedewasaan berpikir dan kreativitas dalam menyusun alur cerita yang menarik.
Acara launching ini turut dihadiri oleh para guru, siswa, orang tua, serta komunitas literasi sekolah. Setelah peluncuran, Duratun juga membagikan pengalamannya dalam proses menulis dan menyunting buku tersebut. Ia berharap karyanya bisa menginspirasi teman-temannya untuk lebih berani mengekspresikan diri melalui tulisan.
“Saya ingin teman-teman juga tidak takut untuk bermimpi dan menulis. Apa yang ada di kepala kita bisa jadi sesuatu yang bermakna jika dituangkan dengan niat dan usaha,” tutur Duratun.
Peluncuran buku ini merupakan bagian dari program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang terus didukung oleh pihak sekolah. Ibu Herawati menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberi ruang dan dukungan kepada siswa-siswi yang ingin berkarya dalam bentuk apa pun, termasuk dunia kepenulisan.
Kegiatan ini diakhiri dengan pembacaan kutipan dari buku oleh Duratun dan sesi tanda tangan buku bagi para siswa yang antusias membacanya. Momen ini tidak hanya membanggakan Duratun, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh warga SMPN 1 Tangan-Tangan.













