SMP Negeri 1 Tangan-Tangan Galakkan Literasi, Siswa Berhasil Ciptakan Buku Karya Sendiri

 

Siswa SMP Negeri 1 Tangan-Tangan Berhasil Ciptakan Buku


Tangan-Tangan, 20 Oktober 2025 — Semangat literasi kembali digaungkan di SMP Negeri 1 Tangan-Tangan. Dalam upaya menumbuhkan budaya membaca dan menulis di kalangan siswa, sekolah ini berhasil melahirkan karya nyata berupa buku hasil tulisan para siswa. Karya tersebut resmi dilaunching oleh Kepala Sekolah, Herawati, S.Pd., dalam sebuah acara sederhana namun penuh makna di aula sekolah, Senin (20/10).

Dua siswa yang menjadi kebanggaan sekolah dalam kegiatan ini adalah Laras Sakina Asyifa, dengan bukunya berjudul “Sunyi di Ujung Senja”, dan Duratun Nashihah, dengan karya berjudul “Kehidupan di Balik Dunia Roh”. Kedua karya tersebut menunjukkan bahwa siswa SMP juga mampu menulis karya sastra yang bernilai dan menggugah pembaca.

Dalam sambutannya, Herawati, S.Pd. menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para siswa dan guru pembimbing yang telah berperan aktif dalam kegiatan literasi ini. Ia berharap keberhasilan ini menjadi langkah awal bagi siswa untuk terus berkarya dan mencintai dunia literasi sejak dini.

“Menulis adalah cara kita meninggalkan jejak kebaikan. Saya bangga melihat anak-anak SMP Negeri 1 Tangan-Tangan sudah berani menulis dan menghasilkan buku sendiri,” ujar Herawati.

Sementara itu, Koordinator Literasi Sekolah, Hasanul Amri, turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap prestasi siswa. Menurutnya, kegiatan menulis buku bukan hanya melatih kemampuan bahasa, tetapi juga menumbuhkan karakter kreatif, percaya diri, dan berpikir kritis.

“Literasi bukan sekadar membaca dan menulis, tapi juga kemampuan berpikir dan mengekspresikan ide. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain,” tutur Hasanul Amri.

Kegiatan literasi ini menjadi bukti nyata bahwa SMP Negeri 1 Tangan-Tangan terus berkomitmen mengembangkan potensi siswa melalui pembiasaan membaca, menulis, dan berkarya. Sekolah berharap, langkah inspiratif ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus menulis dan menebar semangat literasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


Lebih baru Lebih lama